December 23, 2010

Dimana Ikhlasku

Sampai titik manakah aku tau makna ikhlas itu? Kadang ketika hadir lagi dalam memori segala bentuk “pendzaliman” itu, sekali lagi cuma tanya yang mampu mengikutinya. Apakah aku mampu? apakah aku bisa mencari ikhlas itu. Dalam tumpukan rasa kesal yang menggunung? Dari jauh, sudah kukumpulkan “bahan” ikhlas itu. Hanya sekali lagi, aku dalam kapasitasku manusia biasa, seolah bahan itu tak cukup membuatku puas untuk meresapi ikhlas sesungguhnya dalam hati dan pikiranku. Sekali lagi aku manusia..manusia. Tentang hasrat..tentang keinginan. Dan tentang kenyataan.

Rabb..jika memang itu jauh..Bukalah hati untuk bisa membiarkan rasa ini masuk. Tanpa harus terusik lagi dengan “sakit”. Cukupkanlah segalanya, sesuai kadar yang Kau tentukan. Nyatanya memang Kau yang tau segalanya.  Hanya saja kiranya mereka yang ada di balik ini kelak Kau berikan yang terbaik..sesuai yang mereka perbuat.

0 comments:

Post a Comment